Tampilkan postingan dengan label Merajut dan Merenda. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Merajut dan Merenda. Tampilkan semua postingan

Selasa, 17 September 2013

Tips Cara Mencuci Dan Merawat Rajutan Tangan



1. Pemilihan Detergen.

Detergen yang digunakan untuk mencuci sebaiknya adalah “soft detergen” yang tidak mengandung bahan pemutihDisarankan menggunakan sabun untuk mencuci kain batik, atau shampo. Dengan mengggunakan soft detergen, maka warna dan  tekstur yang ada pada rajutan akan lebih terjaga

2. Cara Mencuci

Pakailah cara mencuci dengan tangan, hal ini untuk menghindari rajutan berbulu dan friksi benang tertarik-tarik dikarenakan putaran mesin cuci yang cepat. Setelah rajutan direndam dengan soft detergen beberapa saat, kemudian dikucek dengan perlahan dan jangan terlalu lama dan kemudian langsung dibilas.

3.  Cara Pengeringan

Penjemuran rajutan disarankan untuk tidak digantung, untuk menghindari perubahan bentuk rajutan serta bekas pipa tiang jemuran. Cara yang terbaik adalah dengan cara diresap di atas handuk kering yang diletakan pada bidang yang rata, tanpa terkena sinar matahari secara langsung, sampai selesai proses pengeringan.

4. Cara Penyimpanan

Hindari penyimpanan dengan cara menggantung dan diletakkan pada tempat yang lembab, karena akan merusak bentuk rajutan dan menumbuhkan jamur.

Kamis, 12 September 2013

Bros Rajut Cantik



Bros rajut dgn beragam design unik seperti bunga, buah & kupu-kupu. Bisa jadikan pemanis busanamu.
















Bisa pesan via sms : 081232725952

Rabu, 11 September 2013

Merajut dan Merenda

Merajut dan merenda merupakan dua kegiatan yang identik dengan para nenek atau ibu hamil. Namun sekarang kegiatan ini mulai dilirik oleh kaum muda. Kegiatan seperti ini tidak hanya dilakukan di negara yang telah terkenal dengan kegiatan merajut atau merenda seperti di Amerika Serikat atau Eropa, namun masyarakat di Indonesia juga mulai menyukai kegiatan merajut. Bahkan kegiatan ini telah dilakukan oleh kaum pria, wanita, remaja bahkan anak-anak. Namun tahukah Anda bahwa kegiatan ini pada mulanya sebagian besar dilakukan oleh kaum pria? Bagaimana sejarah merajut? Lalu apa manfaat belajar merajut dan merenda?


Sejarah Rajut

Merajut pertama kali dilakukan oleh kaum pria di Jazirah Arab, Timur Tengah. Tujuannya untuk membuat permadani yang diperdagangkan oleh para pedagang Arab. Keterampilan merajut berikut hasil akhirnya yaitu permadani kemudian disebar ke berbagai belahan dunia. Di Asia mula-mula dikenal di daerah Tibet. Di Eropa mulai dikenal di Spanyol kemudian ke daerah pelabuhan di wilayah Mediterania. Kemudian oleh bangsa Spanyol, keterampilan merajut kemudian menyebar ke wilayah Eropa lainnya. Lambat laun karena ada kolonisasi Eropa di berbagai wilayah dunia, keterampilan ini menyebar hingga ke Amerika, Afrika, dan Asia. Merajut dan merenda disebarluaskan di Indonesia oleh bangsa Belanda, sehingga lebih sering dikenal dengan istilah hakken (merenda) dan breien (merajut). Saat ini kegiatan merajut, yang tadinya pekerjaan kaum pria, banyak diminati kaum wanita.

Perbedaan Merajut dan Merenda

Merajut dan merenda, serupa namun tak sama. Kedua kegiatan ini sama-sama menautkan benang, namun menggunakan teknik dan alat yang berbeda sehingga memberikan hasil akhir yang berbeda pula. Dalam bahasa Inggris, rajut berasal dari kataknit sedangkan renda dari kata crochet.
Apa yang membedakan antara merajut dan merenda? Perbedaan pertama adalah alat yang digunakan memang berbeda. Jarum dan aksesoris yang digunakan saat merajut berbeda dengan jarum untuk merenda. Kemudian caranya juga berbeda. Dalam satu tusukan saat merenda akan mengkaitkan lebih banyak benang dibanding merajut. Karena itu hasil akhir merajut dan merenda akan berbeda. Hasil akhir merenda akan lebih kaku dibanding merajut karena jumlah kaitan benang yang lebih banyak dalam satu tusukan.

Hobi yang Mendatangkan Manfaat

Kegiatan merajut dan merenda bagi beberapa orang dilakukan sebagai hobi. Namun selain dilakukan sebagai hobi, kegiatan ini ternyata juga bisa mendatangkan keuntungan bagi yang memiliki bakat bisnis. Hasil akhir dari kegiatan merajut dan merenda dapat dijual dan mendatangkan keuntungan finansial.
Manfaat lain adalah dari segi kesehatan tubuh dan pikiran. Sebuah studi yang telah dilakukan tentang manfaat kegiatan merajut dan merenda menyimpulkan bahwa merajut dan merenda juga dapat dilakukan sebagai terapi untuk melatih kesabaran, konsentrasi dan pengendalian diri. Selain itu kegiatan merenda dan merajut dapat dilakukan sebagai kegiatan yang dapat membantu proses pemulihan penyakit kronis, kanker, trauma otak, juga anak penderita Attention-Deficit/Hyperactivity Disorder atau yang dikenal sebagai ADHD, yaitu gangguan perilaku yang ditandai dengan gangguan gangguan konsentrasi, impulsif dan hiperaktif.